Dinding dapur menggunakan keramik marble, saat ini banyak diminati khalayak ramai. Dapur merupakan sudut rumah yang digunakan setiap harinya, entah untuk mencuci piring, memasak, atau sekedar menghangatkan makanan. Memiliki peran beragam, tak jarang jika ruangan dapur sering kotor entah itu dari sisa makanan jatuh maupun noda minyak serta masakan membandel.
Itulah mengapa alasan banyak pemilik memutuskan menggunakan keramik dinding agar mudah dibersihkan. Dinding dapur marble memiliki beberapa desain dengan kelebihan masing-masing, lantas apa saja dan seperti apakah itu? Mari simak penjelasan berikut.

Model Desain Keramik Marble untuk Dinding Dapur
Penggunaan keramik pada dinding dapur rumah memang sudah umum, khususnya untuk hunian modern perkotaan, salah satunya keramik marble. Akibat dari residu mengendap di dinding yang sudah dibersihkan, terkadang menjadikan ruangan bau dan mengganggu estetikanya. Agar dapur terlihat jauh menarik dan tampak bersih, pemilik bisa menyiasati dengan melapisi keramik pada dinding dapur marble.
Selain mempercantik, pemasangannya bisa membantu mengurangi biaya perawatan dan pembersihan. Berikut merupakan beberapa rekomendasi model dinding dapur marble yang bisa jadi rekomendasi.
1. White Dominant Marble
Memberi kesan elegan berkat adanya guratan garis tak beraturan yang jadi ciri khas keramik marble white dominant. Menyuguhkan kesan elegan, menjadikan penggunaan keramik berwarna putih lebih dominan membantu pencahayaan cukup. Sehingga membantu memantulkan cahaya lebih baik.
Bahkan secara tidak langsung juga membantu menghemat energi listrik. Jadi, tidak perlu menyalakan lampu dengan watt besar untuk menerangi dapur.
2. Marble Blue
Secara psikologis warna biru memiliki efek menenangkan dan kalem. Jika ingin menghadirkan biru mewah dalam dapur, pilihlah marble blue. Gunakan warna soft blue garis-garis yang membuat tampilan interior jauh lebih adem, karena warna ini cenderung pastel.
Ada pula warna Dago Blue (marble dominasi biru hint Abu-abu dan putih), juga bisa dijadikan pilihan. Untuk Livina Blue marble mempunyai tekstur warna langit biru cerah. Untuk menambah kesan estetika, sebelum menggunakan, usahakan kombinasikan dengan perabot sekitar.
3. Earth Tone Marble
Terinspirasi dari spektrum elemen bumi, seperti batu, hutan, maupun tanah. Dengan warna tepat bagi pecinta warna coklat muda. Menjadikan ruangan menjadi menyenangkan dan hangat. Khususnya jika ditambah tren rustic dengan perpaduan unsur kayu dan keramik marble.
4. Lovely Marble
Ketika menginginkan dapur terlihat menyenangkan serta lebih hidup, gunakan warna ceria, salah satunya pastel pink. Meskipun lebih terkesan feminim, namun marble ini menghidupkan suasana Dapur rumah. Khususnya pada kegiatan memasak maupun beraktifitas jadi menyenangkan
5. Industrial Marble
Jika menyukai gaya semi industrial, lebih baik pilihan abu-abu untuk jadi warna andalan. Terutama jika ditambah konsep open kitchen, pastinya ruang dapur semakin terlihat estetik, bebas noda, tentunya tak bosan jika dipandang mata.
Melansir dari Channel Youtube Hokpan Keramik, menggunakan keramik industrial marble pada dinding dapur minimalis malah menampilkan kesan luas dan nyaman. Ketika memasak menu bersantan dan berminyak meskipun nyiprat ke dinding sekalipun tidak masalah. Keramik marble yang mengilap ditambah paduan industrial menjadikan mudah dibersihkan dengan lap tanpa perlu memberi air sabun.
Perbedaan Keramik Marble dan Marmer Pada Dinding Dapur
Keramik marble dirancang hampir sama dengan marmer, memiliki pola vena halus. Mempunyai ketahanan cukup baik, sehingga cocok digunakan pada area interior. Lebih unggul dalam menciptakan tampilan mewah dengan warna elegan.
Sedangkan keramik granit memiliki tekstur lebih kasar dengan warna tegas. Mampu menciptakan suasana jauh lebih kaku dan kokoh. Menggunakan material yang terkenal kuat, sehingga cocok ditempatkan pada ruangan outdoor dan indoor. Material ini menawarkan kesan alami kokoh dengan warna hitam, coklat, maupun abu-abu.
Menggunakan keramik dinding dapur marble bukan hanya menghadirkan nuansa mewah dan elegan, namun turut memberi banyak keuntungan, salah satunya kemudahan membersihkan. Mengingat keramik marble memiliki finishing glossy, sehingga tidak khawatir jika dinding terciprat noda minyak atau makanan. /sofia