Lantai dari pecahan keramik bisa menjadi pilihan ideal guna menjadikan dapur terkesan artistik. Lantai ini miliki pola menarik dan unik. Selain itu, keramik motif ini mampu memperkuat karakter ruangan, baik digunakan untuk lantai ataupun untuk aksen dinding.

Beberapa Motif Pecahan Keramik untuk Lantai Dapur
Motif pecahan keramik ini mampu mencuri perhatian. Pasalnya, desainnya mampu menyulap dapur dengan tidak lagi terasa membosankan. Melalui pemanfaatan pecahan keramik ini dapat menjadikan dapur anti mainstream. Meskipun berbeda-beda warna, pecahan ini menghasilkan karya menakjubkan. Akan tetapi, juga membutuhkan kreativitas tinggi. Jika pengguna sudah merasa jenuh dengan suasana dapur, cobalah buat lantai dengan menggunakan pecahan keramik.
Di bawah ini ada beberapa inspirasi motif lantai dari pecahan keramik untuk dapur yang bisa jadi referensi.
Pecahan Keramik Lantai Motif Geometris Modern
Motif geometris dari pecahan keramik akan mempertegas ruangan. Selain itu, motif ini dapat memberikan kesan bersih dan elegan pada lantai. Apalagi jika pengguna mengkombinasikannya dengan warna putih dan abu-abu. Kesan netral pun akan terlihat dan sangat cocok diaplikasikan di dapur gaya minimalis. Bisa juga dengan menggunakan bentuk segitiga atau bentuk lainnya. Selain itu, cobalah untuk mengaplikasikannya pada lorong ke arah dapur atau dinding dapur agar terlihat menonjolkan pola geometris ini.
Pecahan Keramik Lantai Motif Herringbone Natural
Lantai dari pecahan keramik bermotif herringbone bisa menciptakan sentuhan klasik dan hangat. Motif ini seperti tulang ikan herring yang disusun rapi. Agar terlihat natural, cobalah mengaplikasikan pecahan keramik menyerupai kayu atau batu alam.
Nah, supaya terlihat kesan rustic modern, padukan pecahan keramik dengan warna gelap polos. Hal ini bertujuan untuk menonjolkan garis herringbone. Motif ini sangat cocok untuk dapur terbuka bahkan untuk aksen pada dinding dapur. Melalui motif menarik ini, desain interior rumah akan semakin mewah.
Pecahan Keramik Lantai Mozaik
Lantai dengan pecahan keramik berbentuk mozaik merupakan kombinasi berbagai warna. Motif mozaik akan memberikan kesan lebih hidup untuk desain interior rumah. Apalagi lantai dari pecahan keramik bermotif mozaik tidak memerlukan teknik rumit. Teknik yang digunakan cukup sederhana dalam penerapannya. Tukang hanya perlu menyusun berbagai bentuk dan warna pecahan keramik sampai membentuk pola tertentu sesuai keinginan.
Sebagai ilustrasi dalam pembuatan motif mozaik, akun TikTok @simpleseries pernah menampilkan teknik pembuatan lantai dengan pecahan keramik. Dalam demonstrasi tersebut, digunakan palu untuk memecah keramik. Selanjutnya, pecahan keramik ini akan menghasilkan pola dan desain menakjubkan. Lalu, finishing-nya bisa dengan mengisi bagian tengahnya. Melalui teknik ini permukaan lantai yang bermula terlihat polos menjadi menawan dan unik.
Pecahan Keramik Lantai Monokrom Artistik
Pengguna juga bisa menciptakan lantai dapur dengan kesan elegan melalui dua warna, yakni hitam dan putih. Kedua warna tersebut tidak pernah gagal untuk menampilkan keanggunan pada lantai atau dinding dapur. Pengguna bisa berkreasi dengan bagian-bagian keramik tidak simetris atau tidak beraturan.
Keramik ini kemudian disusun rapi. Lantai dari pecahan keramik bermotif monokrom sangat cocok diaplikasikan pada berbagai desain interior. Mulai dari desain minimalis, modern, hingga kontemporer. Selain itu, bisa digunakan untuk berbagai ruangan, jadi tidak hanya dapur saja, namun bisa digunakan di ruang tamu atau ruang makan.
Perbandingan Lantai Pecahan Keramik vs Lantai Marmer
Lantai dengan pecahan keramik vs lantai marmer menjadi dua hal yang berbeda. Di mana lantai menggunakan pecahan keramik harganya lebih terjangkau. Bahkan ada juga yang memanfaatkan limbah sisa. Meskipun dari pecahan keramik baru atau sisa, lantai akan tampil menawan dan unik. Selain itu, lantai ini punya fitur anti slip dan mudah dalam pembersihannya.
Sedangkan lantai marmer, dari segi harga berbeda jauh jika dibandingkan lantai keramik. Meski lebih mahal, namun terlihat mewah dan unik. Akan tetapi, lantai marmer sangat rentan terhadap noda dan goresan. Oleh sebab itu, dalam perawatannya cenderung lebih rumit.
Jadi, pemilihan lantai pecahan keramik vs marmer tergantung dengan preferensi pribadi. Pilih pecahan keramik jika ingin mencari pilihan dengan harga lebih terjangkau. Selain itu mudah dirawat dan tidak licin. Bisa juga memilih marmer jika lantai ingin terlihat mewah. Akan tetapi, harus bersedia dengan anggaran lebih mahal dan perawatan secara rutin.
Pada akhirnya, pemilihan lantai dari pecahan keramik menjadi salah satu opsi guna mempercantik interior dapur. Menggunakannya, pemilik rumah tidak hanya mendapat manfaat dari lantai itu sendiri, tetapi juga menghemat budget untuk pemasangan hingga perawatannya. /Mey